Лица "Элияра"

Дудкина Елена Алефтиновна

 

Кандидат в мастера спорта по спортивной и художественной гимнастике, чемпионка края по легкой атлетике, Член Союза журналистов России, президент многопрофильной компании «Элияр»(основанной в 1992г.)и Краснодарской краевой общественной благотворительной организации "Таланты Кубани", бизнес-эксперт e-commerce,

Подробнее...

Тарикьян Элина Владиславовна

Директор центра красоты и здоровья « Элияр» Тарикьян Элина Владиславовна.

Высшее экономическое образование, среднее медицинское, Международная школа бизнеса «NETWORK21», Краснодарский филиал Эриксоновского международного Университета Коучинга, Курсы повышения квалификации: косметик - визажист, диетология.

Подробнее...
Cerita Sex Sedarah Baru

Cerita Sex Sedarah Baru

Baru pertama kali aku merasakan memek Istri Pejabat selebut itu dengan goyangan begitu enak. Pantas saja pejabat tua itu menikahi gadis muda ini. Berikut Cerita Mesum Birahi tersebut.



gambar igo krucilSaya seorang lelaki dengan umur 24 tahun, orang bilang saya lumayan rupawan dengan potongan rambut yang selalu pendek..tubuh ku agak kecil tinggiku 160 dengan berat badan 55 kg jadi yah lumayan kurus namun terlihat lincah….ketika ini aku kuliah semester akhir di suatu perguruan tinggi swasta ternama di makassar.
Saya kuliah jurusan pariwisata yang tentunya banyak di huni oleh wanita-wanita indah…

Namanya rani tubuhnya sangat cantik, kulitnya putih, tinggi 165 dan penampilan sangat sexy….ia merupakan mahasiswi baru di jurusan ku, umurnya sekitar 20 tahun orangnya tampaknya lugu tiap dia melalui depan kelas ku ia selalu tersenyum.
Terus jelas saya jadi penasaran untuk berkenalan sama dia tapi saya juga yaitu cowok yang agak pemalu kalo berurusan dengan wanita karena mulai saya kuliah sampai saat ini aku belum punya pacar di kampus ini…bila pacaran dengan perempuan bandel memang banyak tapi kalo pacaran serius belum pernah.

Semakin hari perasaan ku kian menyenangi sama rani sehingga suatu petang aku beranikan berkenalan dengan ia saat ingin pulang kampus.
Terbukti nama aslinya Maharani, ia tinggal dekat dengan kampus bersama kedua orangtuanya sehingga dia pulang cuma berjalan kaki.
Perkenalannya benar-benar singkat karena nampaknya dia tak terlalu menanggapi dengan bagus dia hanya menyebutkan namanya kemudian bla2x sedikit, lalu pulang.
Keesokan harinya kemudian aku menanyakan nomor hpx namun rani tak memberikan dengan alasan hpx jarang dia aktifkan…aku cuma kebingungan sebab dia langsung pergi.

Saya semakin penasaran sebab rani semaki misterius….susah untuk di ajak bicara.
Suatu sore aku mengikuti ia dari belakang menuju kerumahnya dan memang terbukti rumahnya tidak terlalu jauh dari dari kampus dan rupanya ia masuk kerumah besar yang yakni rumah salah satu pejabat besar di kota ini, saya sempat terkejut alo ternyata rani yaitu seorang si kecil pejaba…melainkan kenapa dia begitu tertutup…seperti terasing dari yang lain.
Saya konsisten menunggu beberapa saat dan kemudia tidak berapa lama pemilik rumah itu tiba dan langsung masuk kerumah sedangkan supir dan mobilnya keluar lagi entah kemana.

Rumah itu tanpak sepi…hingga sekitar 2 jam saya menunggu akhirnya aku putuskan untuk pulang karena tak ada perkembangan.
Hampir satu minggu saya meniru rani pulang dan tidak ada perubahan semunya sama tiap-tiap harinya.
Kesudahannya aku beranikan diri untuk pergi kerumahnya pada suatu malam…
Kaprah kaprah pukul separuh delapan saya tiba dirumah itu, ak telah mempersiapkan alasan untuk meminjam buku anak semester satu sebagai bahan untuk tugas akhirku.

Saya membuka pagar dan segera mengetuk pintu rumah.
Cukup lama kuketuk dan walhasil seorang laki2 membukaka pintu yang rupanya pejabat itu.
"Malam pak….ada Rani" tanyaku agak gugup…
"ada perlu apa ya" bunyi pejabat itu agak parau
"aku teman kampusnya pak ingin pinjam buku sama rani Karena ada tugas untuk besok."
"oh….mari masuk..raninya lagi dikamar…mngkin lagi belajar..tunggu sejenak ya bapak panggilkan…" kemudian pejabat itu masuk keruangan dan tidak lama rani keluar dan nampak sangat terkejut ketika melihatku….
"oh kak dwi..ada apa kak..? kok tau rumah aku disini…?sama siapa…?"

Saya cukup kaget ditanya dengan banyak pertanyaan…
"satu-satu donk dek nanyax…jadi linglung nih mau jawab yang mana duluan"
"sory kak cuman kaget aja terbukti kakak yang dating…."jawab rani sambil tersenyum manis.
Edan indah banget nih cewek…
"anu dek eh anu..cuman berharap pinjam buku dasar2 pariwisata untuk bahan tugas akhir kakak…"
"oh…kakak berharap lama atau sejenak disini…?"
"maksudnya dek..?"
"enggak kalo lama biar saya bikinin minuman…"?
"boleh dek sekalian mau cerita cerita…gak papa kan..?"
"gak papa kebetulan aku juga lagi bete nih…"

Kemudian rani masuk kedapur…rupanya rani di rumah sungguh-sungguh berbeda dengan di kampus..dia amat ramah….
Tidak lama kemudian rani keluar dengan membewa segelas orange juice….
"Mari kak diminum.."
"ok thanks….disini ga ada pembantu ya…?"
"ga ada kak…kan ada aku…"
"yang tadi itu papa kamu ya..?"
"ehmmmm….iya kak tapi papa angkat…."
"ohhh…trus kayax kamu orang baru deh disini karena saya ga pernah liat kamu selama ini….walaupun sudah empat tahun aku kuliah di dekat rumahmu…"
"iya kak…panjang banget ceritannya……"
"trus boleh di certain gak…?"
"nanti aja kak ya belum waktunya…? Kita ngobrol keadaan sulit kuliah aja ok..??"
"ok deh…"

Akhirnya kami mengobrol keadaan sulit kuliah dan temen-temen kampus Linda hingga jam separuh sepuluh…intinya tidak ada sama sekali isu yang dapat ku temukan tetang keluarga ini…dan itu mebuatku semakin penasaran.
Kemudian aku pamit pulang pada ayah angkatnya dan nampaknya ayah angkatnya tak senang mengamati aku.
Malam itu saya tidak lantas pulang tetapi diam-diam aku kembali menorobos masuk dan mencari celah untuk mencari tahu apa sebenarnya misteri di rumah ini.
Pekarangannya cukup luas melainkan tak ada satpam dan terlihat rumah ini sungguh-sungguh sepi seperti tak berpenghuni.
Saya mengitari rumah itu dan kesudahannya aku mendapatkan jendala yang masih terbuka di samping ruangan tv…kulihat kedalam tampaknya tak ada orang….tangan ku kumasukkan kedalan terali jendala dan mencoba untuk membuka kunci pintu dari dalam.

Klek….pintu itu terbuka….dalam hatiku aku berfikir saya ini betul-betul nekat karena sebab tertangkap basah aku pasti saya persoalan besar apalagi ini yaitu rumah seorang pejabat…namun aku telah terlanjur penasaran dan kepalang basah ya kulanjutkan kembali misi ku untuk mencari tahu apa yang terjadi hakekatnya di rumah ini.
Aku mendengar suara orang sedang bercerita.
"tadi itu siapa..?"
"sahabat kuliah pa…?"
"bukan pacar…."?
"bukan….suer deh…"
Kemudian aku mengintip keruangan itu dan ternyata Linda bersama ayah angkatnya sedang makan malam.

Tak lama kemudian mereka selesai makan dan Linda membersihkan meja makan dan kemudian mereka keluar menuju ruang tidak.
Saya seketika lantas kencang di ruangan tidak yang kebetulan lampunya mati sehingga tidak terlihat dari ruang kelihatan.
"Lin..jendela sama pintu telah kau tutup kau…?"
"sudah pa…?"
Tidak lama kemudian Linda datang dan seketika duduk disamping ayah angkatnya dan kepalanya disandarkan di bahu aya angkatnya itu.

Sambil menonton terlihat mereka saling berpegangan tangan…dan aku tak tahu apa yang mereka tonton karena terlihat membelakangiku…jantungku berdegup televisi saat kulihat tangan ayah angkatnya Linda menjalar kedada Linda dan mulai meremas-remasnya
dan nampaknya Linda betul-betul sangat hal itu.
Desahan Linda cukup terdengar di telingaku sebab tak ada suara nampak.
"Uhffff….ahhhhh….terus pa…..nikmat…."
Kemudian dengan lincah pejabat itu membuka sedap dan bh Linda…serta menurunkan celana pendek yang baju Linda.

Sekarang Linda hanya cuma cd tipis yang berwarna ungu…
Dia tampaknya pasrah dan menunggu apa selanjunya yang akan ia padanya.
Pejabat itu kemudian melepas dilaksanakan sendiri hingga bugil…
Kini pejabat itu kini bugil dan tampak senjata itu berdiri tegak….tak terlalu besar…kira2 13 centi…ukuran standar….
Sementara Linda masih bersandar disofa…..
Tak lama kemudian pejabat itu nai ke sofa dan tak senjatnya ke mulut Linda…dan dengan sigap Linda mulai membimbing tugasnya….

Linda mengecup kemudian dengan lembut dimasukkan kedalam mulutnya dan kamu senjata itu bles masuk kemulut Linda cuma menonjol bulu pejabat itu yang nampak di hidung dan pipi Linda…
Sementara pejabat itu nampaknya benar-benar menikmatinya….
Hisap terus lin… jangan dilepas…. If you adored this article and also you would like to be given more info pertaining to donload bokep indo i implore you to visit our own web site. terus…hisap yang kuat…….
Linda terus mengisap senjata itu…kelihatan pipinya kempot…..sementara tangan gambar ngentot yg bergerak yang satunya lagi …memilin-milin biji yang berada di bawah senjata itu….

Kemudian tidak lama kemudian pejabat itu mulai menggenjot pinggulnya sehingga kepala Linda mulai bergoyang maju mundur….
"ssshhhh ….nikmat lin….ahshhhh…uhhhhhhffff….terus sayang …..terusssssss…."
Pejabat itu kemudian mencabut senjatanya dari mulut Linda dan memasukkan kembali dengan kasar sehingga Linda kelihatan tersedak….tapi pejabat itu tidak peduli….
Kelihatan mulut Linda yang kecil nampak memerah karena sesaknya senjata yang masuk ke mulutnya….

Semakin lama genjotan pejabat itu semakin televisi kemulut Linda sampai kesudahannya pejabat itu nampak menenggang dan memasukkan dalam-dalam senjatanya kemulut Linda…
"ahhhhhhhhhh……ahhhhhhhh…..achhhhhh…….."
Nampaknya pejabat itu mengalami orgasme dan di memuntahkannya di mulut Linda yang paling dalam….dan nampaknya Linda sungguh sangat hal itu….di terus menghisap senjata itu seperti tidak ingin melepaskannya sambil menelan ingin seluruh yang menyemprot tenggorokannya….

Linda terus menghisap senjata itu dan tampaknya pejabat itu mulai merasa geli dan walhasil mencabutnya dari mulut Linda.
Linda nampak kecewa dikala senjata itu di cabut….
Kemudian pejabat itu duduk disamping Linda…
"enak banget sedotan kamu sayang…."?
Linda tersenyum sambil terus memegangi senjata pejabat itu yang sudah mulai layu…
Sekitar sepuluh menit mereka bercerita sambil saling sudah…..
Saya terus memandangi tubuh Linda yang begita indah….
Susunya masih mengkal…ukuran 32 B…putingnya berwarna pink dan kulitnya putih mulus tanpa noda….sementara kulihat cd ungu yang dia kenakan telah amat basah….
Tak lama kemudian Linda menarik pejabat itu ke lantai dan disuruhnya berbaring….dan Linda tidak kembali bergerilya….ia menjilat berharap tubuh pejabat itu dari muluai leher sampai kelutut berulang-ulang….

Terlihat pejabat itu menggelinjang kenikamatan dan senjatanya telah mulai berdiri tegak kembali….lita mulai mengulumnya kembali dengan lincah…
Setelah itu Linda melepaskan cd ungunya dan kemudian berjongkok setelah diatas senjata itu……
Perlahan –lahan Linda tak senjata itu kesarang miliknya….
Blesss….senjata itu menghilang diantara membimbing Linda….
Kemudian Linda mulai menggoyangnya dengan liar sementara pejabat it uterus meremas susu milik Linda…..
"ahh…..terus….bokong banget sayang….goyang terus…..saya berharap keluar nih….."
kemudian Linda dengan seketika mempercepat goyangan itu …dan kian liar….
"ohhh….ahhhh…ohhhh…uhfffff…." bunyi Linda terdengar..
"aku keluaaaar sayang……ahhhhh……achhhhhhh"

Pejabat itu nampaknya mengalamai orgasme yang kedua sementara Linda masih terus menggoyangnya karena Linda belum mengalami orgasme….
Saya menyaksikan kejadian itu sambil menservis sendiri senjataku by hand….
Menonjol nampaknya Linda kecewa dengan pejabat itu sebab Linda belum puas sementara pejabat itu telah lemas berbaring di lantai….
"Sory sayang ya papa keluar duluan habis kamu liar banget sih n punya kau sempit banget jadi siapa yang bisa tahan di goyang kaya gitu…."
Aku mulai berfikir kotor untuk mencari saya memuaskan Linda malam ini….
Tapi aku kehilangan saya karena tak lama kemudian mereka berdiri dan segera masuk kekamar….
Saya kemudian bengong sendiri menyaksikan kejadian barusan sementara torpedo ku masih berdiri tegak….saya berjalan pelan ke arah aku perang tadi….masih tercium daerah birahi yang kuat…kemudian saya servis tropedoku sendiri by hand dan memuncratkannya dilantai bercampur dengan sisa-sisa perang tadi….

Kemudian aku mulai keder bagaimana caranya aku dapat mendapatkan Linda…Yang ku tahu mendapat intinya Linda kini nafsu yang sungguh-sungguh tinggi.